KARYA ILMIAH
EFEK KOMUNIKASI MASSA TERHADAP INDIVIDU, MASYARAKAT SOSIAL DAN BUDAYA

Mata Kuliah         : Teknik Komunikasi
Dosen Pengampu :  Drs. Sholeh Amini Yahman, S.Psi , M. Si

Disusun Oleh :

Ghaida’ Farida                        F100140189 (2C)

Tilawati Masulah                    F100140202 (2D)

Martatillah Nikita Karin                   F100140209 (2D)

FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2015

ABSTRAK

Dalam era globalisasi seperti sekarang ini, media massa memegang peranan penting sebagai penggerak roda kehidupan dalam bermasyarakat. Jika media massa adalah roda penggerak, maka komunikasi massa adalah kemudi yang akan menentukan tercapai tidaknya suatu tujuan dalam proses interaksi sosial tersebut. Dari komunikasi massa ini juga akan muncul efek-efek terhadap individu, masyarakat sosial maupun kebudayaan, baik itu efek positif maupun efek negatif. Efek-efek tersebut dapat dilihat dari bagaimana informasi tersebut dapat diterima dengan baik dan sesuai keingininan serta tujuan ataukah tidak. Dan dalam pembahasan kali ini, akan diulas sedikit mengenai efek-efek komunikasi massa terhadap individu, masyarakat sosial dan kebudayaan.

LEMBAR PERSETUJUAN

Karya Tulis Ilmiah

EFEK KOMUNIKASI MASSA TERHADAP INDIVIDU, MASYARAKAT SOSIAL DAN BUDAYA

 

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Teknik Komunikasi sebagai prasyarat mengikuti ujian akhir semester.

Disusun Oleh :

Ghaida’ Farida                            F100140189 (2C)

Tilawati Masulah                          F100140202 (2D)

Martatillah Nikita Karin                 F100140209 (2D)

Pengesahan,

Dosen pengampu mata kuliah Teknik Komunikasi

Drs. Sholeh Amini Yahman, S.Psi, M.Si

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT atas berkah, rahmat dan hidayah berupa kesehatan dan ilmu yang bermanfaat sehingga penulis dapat menyusun serta menyelesaikan penulisan karya ilmiah ini dengan segala kekurangan dan kelebihan di dalamnya. Tak lupa penulis ucapkan shalawat serta salam kepada nabi Muhammad SAW yang telah membebaskan kita dari zaman kebodohan menuju zaman yang dipenuhi oleh ilmu pengetahuan seperti saat ini.

dosen pengampu mata kuliah Teknis Komunikasi, Bapak Drs. Soleh Amini Yahman, M.Psi atas segala ilmu dan bimbingan yang telah beliau ajarkan kepada penulis. Penulisan ilmiah ini masih jauh dari kata sempurna. Maka dari itu penulis meminta bantuan berupa saran maupun kritik sehingga pada penulisan yang akan datang dapat lebih baik lagi. Semoga wawasan pembaca dapat bertambah setelah membaca penulisan ilmiah dari penulis.

Surakarta,        Juni 2015

Penulis

DAFTAR ISI

ABSTRAK.. ii

LEMBAR PERSETUJUAN.. iii

KATA PENGANTAR.. iv

DAFTAR ISI. v

BAB I PENDAHULUAN.. 1

  1. Latar Belakang Masalah. 1
  2. Perumusan Masalah. 1
  3. Tujuan dan Manfaat Penulisan. 2

BAB II KAJIAN TEORETIS DAN METODELOGI PENULISAN.. 3

KAJIAN TEORITIS. 3

METODE PENELITIAN.. 5

BAB III PEMBAHASAN.. 7

Efek Komunikasi Massa Terhadap Individu. 7

Efek Komunikasi Massa Terhadap Masyarakat Sosial dan Kebudayaan. 8

BAB IV KESIMPULAN.. 9

DAFTAR PUSTAKA.. 10

LAMPIRAN.. 11


BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang Masalah

Komunikasi massa merupakan operasionalisasi dari suatu proses sosial berupa penyebaran (distribusi) pesan atau informasi melalui suatu sarana komunikasi yang sifatnya massal dimana isi pesan atau informasi ditujukan kepada khalayak ramai (publik), baik yang berkumpul di suatu tempat tertentu maupun yang tersebar di berbagai tempat. (Bitner:1998).

Dalam pelaksanaannya, seringkali terdapat hambatan yang datang dari komunikan maupun dari khalayak sebagai penerima pesan. Sifat khalayak yang berperan sebagai penerima pesan yang berasal dari beragam latar belakang seperti dari segi ekonomi, sosial, budaya maupun pendidikan sehingga dalam menangkap informasi terntunya memiliki persepsi yang berbeda antara satu individu dengan individu lain yang  dapat menimbulkan kesalahan komunikasi baik primer maupun sekunder.Perbedaan ini lah yang dapat memicu terjadinya efek komunikasi massa dalam hal ini bagi individu, masyarakat sosial maupun kebudayaan. Baik itu efek positif maupun negatif.

B.   Perumusan Masalah

  • Apakah efek komunikasi massa terhadap individu?
  • Apakah efek komunikasi massa terhadap masyarakat sosial dan kebudayaan?

C.   Tujuan dan Manfaat Penulisan

Tujuan Penulisan

  1. Memenuhi tugas mata kuliah teknik komunikasi dengan dosen pengampu bapak Drs. Soleh Amini Yahman, M.Psi
  2. Menjelaskan efek-efek komunikasi massa terhadap individu, sosial, maupun budaya.

Manfaat Penulisan

Adapun manfaat dari penulisan ini yaitu penulis maupun pembaca dapat lebih memahami efek komunikasi masa bagi individu, masyarakat sosial, dan kebudayaan.

 


BAB II
KAJIAN TEORETIS DAN METODELOGI PENULISAN

KAJIAN TEORITIS

A.    Komunikasi

Komunikasi adalah suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang,kelompok , organisasi, dan masyarakat menciptakan dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak – gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, missal nya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini di sebut komunikasi non verbal.

Pengertian komunikasi paling popular datang dari Harold Lasswell yakni “who says what in effects”, sipa yang mengatakan apa melalui saluran mana kepada siapa dan dengan pengaruh apa. Menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita anara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami.

B.     Komunikasi Massa

Komunikasi massa adalah proses dimana organisasi media membuat dan menyebarkan pesan kepada khalayak banyak (publik). Organisasi-organisasi media ini akan menyebarluaskan pesan-pesan yang akan memengaruhi dan mencerminkan kebudayaan suatu masyarakat, lalu informasi ini akan mereka hadirkan serentak pada khalayak luas yang beragam. Hal ini membuat media menjadi bagian dari salah satu institusi yang kuat di masyarakat. Dalam komunikasi massa, media massa menjadi otoritas tunggal yang menyeleksi, memproduksi pesan, dan menyampaikannya pada khalayak.

Komunikasi massa adalah proses penyampaian pesan kepada orang banyak atau publik melalui media. Komunikasi massa disebut juga komunikasi media massa (mass media communication) dan communicating with media (berkomunikasi melalui media massa), yakni media cetak, surat kabar, majalah, tabloid, media elktronik, radio, televisi dan media siber (cyber media-media online, internet).

Media massa sendiri singkatan dari media komunikasi massa, yaitu saluran penyampaian pesan kepada publik. Definisi komunikasi massa yang paling sederhana dan popular dikemukakan oleh John R. Bittner: komunikasi massa adalah pesan yang dikomunikasikan melalui media massa pada sejumlah besar orang.

Mass communication is messages communicated through a mass medium to a large number of people”. Definisi komunikasi massa yang lebih rinci dikemukakan oleh ahli komunikasi lain, yaitu Geroge Gebner. Menurutnya, komunikasi massa adalah produksi dan distribusi yang berlandaskan teknologi dan lembaga dari arus pesan yang berkesinambungan serta paling luas dimiliki orang dalam masyarakat industri.

Dapat disimpulkan, komunikasi massa adalah komunikasi yang menggunakan media massa dalam penyampaian informasi yang ditujukan kepada orang banyak (publik) dan diterima secara serentak.

METODE PENELITIAN

A.    Jenis Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian yang berjenis deskriptif kualitatif. Deskriptif kualitatif maksudnya mengarahkan penelitian pada usaha menemukan teori dari dasar, bersifat deskriptif karena lebih mementingkan proses daripada hasil sehingga pengumpulan data berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka dan disampaikan ke dalam bentuk verba (Moleong, 2004:27).

B.     Teknik Pengumpulan Data

Metode dokumentasi adalah mencari dan mengumpulkan data mengenai hal-hal yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah, notulen, rapot, agenda dan sebagainya (Arikunto, 2006:158).

C.    Teknik Analisis Data

Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis komparatif.Analisis komparatif adalah analisis yang membandingkan antara teori yang digunakan dalam penelitian dengan data-data yang diperoleh melalui wawancara dan observasi (Moleono, 2004:207-210).

Glaser dan Strauss (dalam Moleong, 2004:210-213) mengemukakan bahwa tahap-tahap pelaksanaan analisis data lebih menggambarkan suatu proses terorientasi, yakni proses yang lengkap untuk penyusunan teori melalui langkah-langkah yang sistematis. Proses tersebut encakup empat tahap komparatif.

  1. Pembandingan kejadian-kejadian yang aplikatif terhadap setiap kategori. Pada tahap ini peneliti mulai dengan memberikan kode pada setiap kejadian dari datanya ke dalam sebanyak mungkin kategori yang muncul dan data yang muncul sesuai dengan kategori.
  2. Integrasi kategori dan kawasannya. Pada tahap ini, pembandingan satukejadian dengan kejadian lainnya terus dilakukan. Pembandingan tersebut akan menghasilkan akumulasi pengetahuan yang berkenaan dengan kawasan suatu kategori yang sudah siap diintegrasikan.
  3. Pembatasan teori. Pembatasan teori dilakukan pada dua tingkatan, yaitu tingkatan teori dan pada kategori.
  4. Penulisan teori. Penulisan dilakukan dengan mengumpulkan catatan-catatan dari setiap kategori sehingga mampu memformulasikan teori yang tepat untuk menyimpulkan data yang telah diperoleh.

 

D.    Penyajian Hasil Analisis

Penyajian hasil analisis dalam penelitian ini menggunakan metode informal. Metode penyajian informal adalah perumusan dengan kata-kata biasa (Sudaryanto, 1993:145).


BAB III
PEMBAHASAN

Berdasarkan teorinya, efek komunikasi masa dibedakan menjadi tiga macam efek, yaitu efek terhadap individu, masyarakat, dan kebudayaan.

Efek Komunikasi Massa Terhadap Individu

Menurut Steven A. Chafee, komunikasi masa memiliki efek-efek berikut terhadap individu:

  1. Efek ekonomis: menyediakan pekerjaan, menggerakkan ekonomi (contoh: dengan adanya industri media massa membuka lowongan pekerjaan)
  2. Efek sosial: menunjukkan status (contoh: seseorang kadang-kadang dinilai dari media massa yang ia baca, seperti surat kabar pos kota memiliki pembaca berbeda dibandingkan dengan pembaca surat kabarKompas).

Efek penjadwalan kegiatan

  1. Efek penyaluran/ penghilang perasaan
  2. Efek perasaan terhadap jenis media

Menurut Kappler (1960) komunikasi masa juga memiliki efek:

  1. Conversi, yaitu menyebabkan perubahan yang diinginkan dan perubahan yang tidak diinginkan.
  2. Memperlancar atau malah mencegah perubahan
  3. Memperkuat keadaan (nilai, norma, dan ideologi) yang ada.

Efek Komunikasi Massa Terhadap Masyarakat Sosial dan Kebudayaan

Teori Penentuan Agenda (bahasa Inggris: Agenda Setting Theory) adalah teori yang menyatakan bahwa media massa berlaku merupakan pusat penentuan kebenaran dengan kemampuan media massa untuk mentransfer dua elemen yaitu kesadaran dan informasi ke dalam agenda publik dengan mengarahkan kesadaran publik serta perhatiannya kepada isu-isu yang dianggap penting oleh media massa. Dua asumsi dasar yang paling mendasari penelitian tentang penentuan agenda adalah:

  1. Masyarakat pers dan media massa tidak mencerminkan kenyataan; mereka menyaring dan membentuk isu.
  2. Konsentrasi media massa hanya pada beberapa masalah masyarakat untuk ditayangkan sebagai isu-isu yang lebih penting daripada isu-isu lain;

Salah satu aspek yang paling penting dalam konsep penentuan agenda adalah peran fenomena komunikasi massa, berbagai media massa memiliki penentuan agenda yang potensial berbeda termasuk intervensi dari pemodal.

Pers mungkin tidak berhasil banyak waktu dalam menceritakan orang-orang yang berpikir, tetapi berhasil mengalihkan para pemirsa dalam berpikir tentang apa” – Bernard C. Cohen, 1963.


BAB IV
KESIMPULAN

Komunikasi massa adalah proses dimana organisasi media membuat dan menyebarkan pesan kepada khalayak banyak (publik). Berdasar teori komunikasi  massa dapat dibedakan menjadi tiga efek yakni : efek terhadap individu, efek terhadap masyarakat dan efek terhadap kebudayaan.

  1. Efek terhadap individu
  1. Efek ekonomis: menyediakan pekerjaan.
  2. Efek sosial: menunjukkan status.
    1. Efek terhadap masyarakat dan Efek terhadap kebudayaan

Kemampuan media massa untuk mentransfer dua elemen pada masyarakat yaitu kesadaran dan informasi ke dalam agenda publik dengan mengarahkan kesadaran publik serta perhatiannya kepada isu-isu yang dianggap penting oleh media massa.

Pers mungkin tidak berhasil banyak waktu dalam menceritakan orang-orang yang berpikir, tetapi berhasil mengalihkan para pemirsa dalam berpikir tentang apa” (Bernard C. Cohen, 1963).


DAFTAR PUSTAKA

(n.d.). Retrieved from https://id.wikipedia.org/wiki/komunikasi

(n.d.). Retrieved from http://www.komunikasipraktis.com/2015/04/komunikasi-massa-pengertian.html?m=1

(n.d.). Retrieved from https://id.m.wikipedia.org/wiki/komunikasi_massa

(n.d.). Retrieved from http://kulyahinternet.blogspot.com/2015/04/makalah-dampak-dampak-komunikasi-massa.html?m=1


LAMPIRAN